Perbedaan Antara SNMP dan NetFlow

Supaya kinerja jaringan bekerja dengan baik, keefektifan monitoring jaringan itu penting. Dalam urusan monitoring jaringan, SNMP kependekan dari simple network

Supaya kinerja jaringan bekerja dengan baik, keefektifan monitoring jaringan itu penting. Dalam urusan monitoring jaringan, SNMP kependekan dari simple network monitoring protocol dan Netflow mempunyai cara yang berbeda dalam monitoring. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Apa yang membuat keduanya berbeda? Untuk artikel kali ini akan membahas perbedaan antara SNMP dan Netflow.

Apa yang dimaksud dengan SNMP?

SNMP (simple network monitoring protocol) adalah protokol untuk manajemen peralatan yang terhubung dalam jaringan IP (Internet Protocol). SNMP dapat digunakan untuk pemantauan jaringan standar sedangkan NetFlow dikhususkan untuk pemantauan, menganalisis dan pengumpulan lalu lintas jaringan. Untuk mengumpulkan bandwidth, pemantauan penggunaan bandwidth router, switch port-by-port, pembacaan perangkat  dan data penggunaan jaringan merupakan pengguanaan paling umum dari SNMP.

Apakah yang dimaksud dengan NetFlow?

Aplikasi yang digunakan untuk memonitor jenis traffic dan besarannya dalam satuan byte, baik dari atau ke sebuah interface router jaringan. Fungsi utama dari NetFlow adalah source dan destination, jenis port, bandwidth yang terpakai dalam sistem jaringan tertentu,  waktu pengiriman dan penerima. Bagi network engineer, NetFlow sangat berguna untuk menganalisa kejanggalan yang terjadi ketika trafik lewat dari atau ke sebuah router. Sedangkan dalam penggunaannya, NetFlow dibatasi hanya untuk lalu lintas IP.

Perbedaan antara SNMP dan NetFlow

1. SNMP dapat digunakan untuk monitoring secara real-time setiap detiknya sedangkan waktu yang diperlihatkan oleh NetFlow tidak nyata meskipun memberikan waktu awal dan akhir untuk setiap alirannya.

2. Untuk mengumpulkan penggunaan CPU dan memori adalah hal yang dapat ditemui ketika menggunakan SNMP yang tidak dapat ditemukan pada NetFlow karena belum tersedia.

3.  Pemberitahuan yang dilakukan NetFlow tentang penggunaan bandwidth terlalu bertele-tele jika dibandingkan dengan SNMP.

4.  SNMP digunakan untuk standar seperti yang sudah dijelaskan di atas sedangkan NetFlow digunakan untuk higher traffic network.

Untuk memilih antara SNMP atau NetFlow, sebaiknya lihat dulu kondisi yang dimiliki oleh perangkat jaringan anda. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan. Maka setelah membaca artikel ini, anda dapat memilih mana yang tepat untuk kebutuhan anda. Jika anda ingin memilih monitoring jaringan yang tepat, Ketitik, network monitoring application in Indonesia , memiliki jawabannya untuk anda. Kunjungi website kami untuk informasi selanjutnya.