Network monitoring atau monitoring jaringan adalah sebuah praktik yang dilakukan untuk memonitor dan mendeteksi perangkat jaringan yang mengalami masalah seperti kegagalan atau kelambatan. Biasanya yang membutuhkan network monitoring ini adalah perusahaan yang memanfaatkan jaringan untuk kelancaran bisnisnya dan memiliki cabang di beberapa tempat. Salah satu contohnya adalah perusahaan telekomunikasi khususnya Internet Service Provider (ISP) seperti provider yang sering kita gunakan untuk berkomunikasi sehari-hari. Berdasarkan judulnya, bagaimana peran network monitoring dalam perusahaan telekomunikasi? Simak terus artikel berikut untuk mengetahui informasi selengkapnya. 

Perkembangan teknologi sekarang ini tumbuh semakin pesat. Kebutuhan akan jaringan juga ikut berkembang. Sebagai contohnya sekarang ini kita dapat dengan mudah streaming lagu melalui platform musik seperti joox maupun spotify. Tidak hanya itu saja, untuk menonton serial dan film pun sekarang jadi lebih mudah dengan hadirnya Iflix, Viu, maupun Netflix. Ketika lapar atau ingin memesan ojek pun kita dimudahkan dengan adanya aplikasi ojek online. Kemudahan yang kita dapatkan tersebut akan terasa percuma jika kualitas jaringan internet yang digunakan buruk. Apalagi jika jaringan mengalami downtime yang mengakibatkan kegiatan sederhana seperti di atas menjadi terganggu. 

Fakta ini membuat perusahaan telekomunikasi menyadari bahwa kualitas jaringan yang baik sangat dibutuhkan oleh penggunanya. Sekaligus menjadi tantangan besar bagi penyedia layanan internet service provider (ISP), penyedia telepon, broadband, dan juga penyedia layanan internet nirkabel (WISP) untuk meminimalkan peluang downtime pada jaringan. Maka dari itu dibutuhkan solusi monitoring jaringan (network monitoring solution) untuk mengatasi masalah seperti tersebut di atas. Anda dapat mengatasi permasalahan terkait dengan jaringan sebelum terjadi sehingga dapat meningkatkan layanan perusahaan Anda. 

Network monitoring dapat mempermudah pekerjaan tim IT jaringan atau network monitoring di perusahaan. Beberapa network monitoring tool (alat monitoring jaringan) dapat memberikan peringatan kepada tim IT jaringan jika ditemukan masalah dan dapat memprediksikan threshold atau ambang batas pada perangkat jaringan sebelum masalah tersebut terjadi dan mencegahnya menjadi lebih parah lagi. Sebaliknya, jika Anda melakukan cara kuno yang harus menunggu masalah terjadi terlebih dahulu.

Bagi Anda yang memiliki permasalahan jaringan dan tertarik untuk mencoba network monitoring maka Anda dapat mencoba NetMonk by Ketitik, aplikasi monitoring jaringan dan network monitoring services dari Indonesia. Kenapa harus NetMonk?  Hal ini karena NetMonk memiliki 3 fitur unggulan yaitu predictive analytics, real-time notification, dan laporan dalam bentuk pdf yang sangat memudahkan pekerjaan tim IT jaringan atau network engineer di perusahaan Anda. Untuk melihat demo dari NetMonk, Anda bisa request demo melalui website kami atau klik “coba sekarang” di bawah ini. Jika ada pertanyaan lain terkait produk kami atau tertarik untuk PoC, silahkan hubungi tim marketing kami di sini. Semoga artikel ini dapat membantu. 

Referensi :

https://www.techopedia.com/definition/24149/network-monitoring

https://www.helpsystems.com/resources/articles/why-telecommunications-companies-need-network-mapping-software