Monitoring Jaringan dengan Proactive Maintenance

Monitoring jaringan (network monitoring) memiliki fungsi yang sangat penting untuk memonitoring jaringan yang anda miliki. Apakah sedang down, atau terjadi

Monitoring jaringan (network monitoring) memiliki fungsi yang sangat penting untuk memonitoring jaringan yang anda miliki. Apakah sedang down, atau terjadi kendala lainnya. Monitoring jaringan sangat berguna untuk mengantisipasi jika masalah-masalah tersebut terjadi sehingga dapat menghemat waktu dan juga uang. Saat ini sudah banyak alat ataupun aplikasi monitoring jaringan yang bisa kamu dapatkan secara gratis maupun berbayar. Tingkat levelnya pun berbeda-beda dan rata-rata monitoring jaringan tersebut berada di level reactive maintenance dan ada juga yang proactive maintenance.

Reactive maintenance juga dikenal sebagai breakdown maintenance yang berfokus pada alat yang mengalami kerusakan kemudian mengembalikannya ke operasi normalnya dengan cara memperbaiki atau mengganti komponen dan alat yang rusak. Sedangkan proactive maintenance, dengan kata lain, proactive maintenance ini dapat melihat lebih jauh jika suatu alat terjadi kerusakan, sehingga anda dapat melakukan tindakan sebelum hal tersebut terjadi. Setelah melihat penjelasan keduanya di atas, reactive maintenance dan proactive maintenance memiliki keunggulannya masing-masing. Ada beberapa monitoring jaringan yang sudah berada di level reactive maintenance maupun proactive maintenance. Salah satunya network proactive maintenance adalah NetMonk dari Ketitik.

NetMonk merupakan monitoring jaringan (network monitoring) dari Indonesia yang sudah proactive. Berbeda dengan aplikasi monitoring jaringan lainnya, NetMonk memiliki beberapa fitur yang tidak dimiliki oleh aplikasi lainnya. Fitur-fitur tersebut antara lain, NetMonk menggunakan notifikasi dari aplikasi Telegram yang penggunaannya jauh lebih efisien dan praktis dibandingkan menggunakan notifikasi SMS atau pun email yang beresiko menjadi spam. Fitur dashboardnya juga sangat informatif dan mudah dimengerti. Seperti pada gambar di bawah ini.

Dari gambar di atas, terdapat beberapa board seperti device status, link utilization, gateway status, CPU, RAM, dan storage. Melalui board di atas, anda dapat mengetahui status yang sedang terjadi. Misalnya pada board device status, di sana terdapat informasi mengenai Up dan Down. Diketahui jumlah yang down sebanyak 9 dan yang up berjumlah 6. Kenapa dalam board tersebut hanya terdapat list dari device yang down saja? Hal tersebut dikarenakan perangkat yang down lebih penting untuk segera diperbaiki. NetMonk memiliki fitur filtering seperti di atas yang sangat berguna bagi engineer dalam penggunaannya. NetMonk, merupakan network maintenance yang komplit karena dapat juga melihat informasi trafik jaringan dan sebagai alat monitoring terbaik yang bisa anda pilih. Untuk melihat langsung bagaimana cara kerja NetMonk, aplikasi monitoring jaringan di Indonesia, silahkan kunjungi website kami dan melihat demonya secara langsung.

Referensi :

https://www.omega.com/technical-learning/Proactive-Maintenance-vs-Reactive-Maintenance.hml