Server jaringan sangat dibutuhkan di tengah era digital dan teknologi yang berkembang kian cepat. Selain itu, server monitoring juga dibutuhkan untuk menjaga keamanannya. Di artikel ini kita akan membahas bagaimana cara kerja server jaringan dan kenapa server monitoring itu penting. 

Apa Itu Server Jaringan?

Server jaringan adalah komputer yang direkayasa untuk mengelola sumber daya jaringan dan memberikan layanan ke komputer lainnya, biasa disebut sebagai klien, dalam mengatur jaringan. Berbeda dengan workstation reguler, server jaringan didedikasikan untuk menangani berbagai tugas jaringan. Misalnya penyimpanan data, memproses email, hosting aplikasi, dan masih banyak lagi. 

Server jaringan bisa digunakan untuk kebutuhan bisnis kecil hingga ke infrastruktur berbasis cloud yang sangat besar. S erver jaringan sangat penting untuk menyajikan info dengan lancar. Server jaringan mampu mengaktifkan sentralisasi data dan aplikasi, menjadikannya lebih mudah diatur, dijaga, dan juga diamankan dari risiko serangan berbahaya di dunia maya.

Bagaimana Cara Kerja Server Jaringan?

Fungsi server jaringan adalah sebagai central hub di jaringan komputer, mengatur komunikasi dan pertukaran data antara perangkat yang berbeda-beda. Supaya lebih memahaminya, berikut ini cara kerja server jaringan selengkapnya:

1. Menerima Request

Server jaringan secara terus-menerus mendengarkan permintaan dari komputer klien. Permintaan ini sangat variatif bentuknya. Ada yang meminta akses ke dokumen tertentu, ada yang ingin menjalankan program, menerima email, dan masih banyak lagi. Tugas server yang paling utama adalah merespons setiap permintaan dengan tanggap.

2. Memproses dan Merespons

Setelah menerima request, maka server jaringan akan memprosesnya berdasarkan urutan dan sumber yang tersedia. Sebagai contoh, request untuk membuka halaman web akan ditangani dengan cara yang berbeda dengan request untuk mengakses database. 

Server jaringan menggunakan sumber dari hardware dan software untuk memenuhi semua permintaan. Server kemudian mengirim kembali data yang dibutuhkan dan mengonfirmasi jika permintaan klien sudah diselesaikan. 

3. Mengatur Sumber

Server jaringan ditugaskan untuk bisa mengatur dan mengalokasikan sumber dengan efisien. Tugas ini termasuk mengatasi beberapa permintaan sekaligus, membuat skala prioritas tugas mana yang harus dikerjakan terlebih dulu, dan memastikan penggunaan hardware yang optimal, seperti memproses memori dan daya. 

4. Manajemen Jaringan

Server jaringan juga memainkan peran yang sangat penting dalam mengatur jaringan itu sendiri. Tugas ini termasuk menetapkan alamat IP, mengelola lalu lintas jaringan, memastikan integritas data, hingga memelihara protokol keamanan jaringan. 

5. Menyediakan Jenis Layanan yang Berbeda-beda

Server jaringan bisa memiliki spesifikasi yang spesifik terkait layanan mereka. Sebagai contoh, web server tugasnya sebagai hosting website. Sementara file server tugasnya untuk mengatur dokumen dan data. Tipe server lainnya memiliki tugas yang berbeda pula. 

Kenapa Server Monitoring Penting?

Server adalah komponen yang sangat penting dalam jaringan. Server bertugas mengerjakan otentikasi, otorisasi, keamanan, fungsionalitas jaringan, menyimpan data, dan menyediakan platform untuk menjalankan aplikasi. Kesehatan dan keamanan jaringan sangat berpengaruh pada produktivitas bisnis. 

Agar data yang sensitif tetap aman, maka diperlukan server monitoring. Dengan memonitor server, maka administrator bisa melacak:

  • Aksesibilitas: memastikan bahwa klien bisa terkoneksi ke server dan menggunakan sumber yang dibutuhkan. 
  • CPU dan penggunaan memori: memastikan server memiliki daya CPU yang cukup dan juga RAM yang cukup agar bisa memproses permintaan klien. 
  • Performa: jika server tidak merespons dengan cepat, maka dapat menyebabkan lagging di saat penting. Waktu merespons pun jadi lebih lama. 
  • Kapasitas penyimpanan rendah: server yang menyimpan data harus selalu dimonitor karena pasti ada masanya kapasitas penyimpanan sudah tinggal sedikit, bahkan sudah tidak ada tempat lagi. 
  • Pemrosesan: dalam pemrosesan, ada yang gagal dan ada yang berhasil. Jika ada yang gagal selama reboot server, maka server akan gagal menjalankan fungsi yang diminta. 
  • Keamanan: memantau upaya otentikasi, baik yang gagal maupun yang berhasil, sehingga dapat mengingatkan administrator akan bahaya yang berisiko. 

Pastikan server tetap aman dengan Netmonk Prime, penyedia aplikasi monitoring jaringan Indonesia. Gunakan satu aplikasi untuk semua kebutuhan monitoring perusahaan. Gunakan modul Server Monitoring nya  yang tak hanya proaktif, tapi juga preventif terhadap berbagai risiko. Langsung saja coba layanan Netmonk Prime sekarang juga!

Referensi:

https://www.serverwatch.com/servers/network-server/