Di era digital seperti sekarang, keamanan siber menjadi hal yang sangat penting baik bagi individu maupun bisnis. Dengan pesatnya kemajuan teknologi dan meningkatnya ancaman di dunia maya, maka perlu dilakukan monitoring jaringan untuk melindungi informasi dan jaringan yang sensitif. 

Di bawah ini kita akan membahas tentang peran monitoring jaringan untuk menjaga keamanan siber dan kelebihan melakukan monitoring jaringan. Temukan juga berbagai fitur yang ada dalam menerapkan monitoring jaringan. 

Apa Itu Monitoring Jaringan?

Monitoring jaringan merupakan proses mengamati dan menganalisis aktivitas di dalam sebuah jaringan secara terus-menerus. Tujuannya adalah untuk menemukan perilaku yang mengancam atau tidak aman di dalam jaringan. 

Proses monitoring jaringan termasuk mengumpulkan dan analisis data, lalu melaporkan data yang terkait dengan lalu lintas jaringan, perangkat, dan keamanan jaringan. Dengan selalu memantau jaringan, tim keamanan siber bisa mendeteksi potensi ancaman siber secara proaktif, mengidentifikasi kerentanan, dan langsung merespons jika terjadi insiden yang mengancam keamanan jaringan. 

Pentingnya Monitoring Jaringan untuk Meningkatkan Keamanan Siber

Monitoring jaringan sangat penting untuk mendeteksi ancaman siber seperti malware, virus, dan usaha mengakses jaringan dari sumber yang tidak terpercaya. Dengan monitoring jaringan dan analisis data, maka ahli keamanan siber dapat menemukan pola yang mencurigakan dan langsung memungkinkan perusahaan mengambil aksi dengan cepat sebelum masalah menjadi lebih parah. 

Jika jaringan selalu dipantau, maka performa jaringan tidak akan bermasalah. Jika ada bottleneck jaringan, maka masalah akan diatasi dengan cepat dan efisien. Tentunya pengalaman pengguna akan semakin memuaskan jika tidak ada masalah di dalam jaringan. 

Peran Monitoring Jaringan dalam Menemukan Ancaman Siber 

Dengan semakin meningkatnya ancaman siber, mulai dari bugs, virus, ransomware, dan masih banyak lagi, perusahaan semakin menyadari perlunya menerapkan berbagai langkah keamanan proaktif. Monitoring jaringan memberikan visibilitas secara real-time terhadap lalu lintas jaringan, sehingga memungkinkan para profesional di bidang IT untuk mendeteksi dan merespons ancaman siber dengan cepat dan efisien. 

Mari kita eksplor beberapa peran monitoring jaringan yang harus menjadi bagian dari strategi keamanan jaringan. Berikut ini beberapa perannya:

1. Mendeteksi Ancaman Siber Lebih Awal

Alat monitoring jaringan dapat menganalisis lalu lintas jaringan secara terus-menerus, memungkinkan perusahaan untuk menemukan dan merespons adanya aktivitas yang mencurigakan di dalam jaringan. Monitoring pola lalu lintas jaringan dapat menemukan terjadinya transfer data yang tidak biasa dan jika terjadi upaya akses dari sumber yang tidak sah. Dengan begitu, perusahaan bisa mengisolasi dan menetralisir potensi ancaman siber dengan cepat. 

2. Optimasi Performa

Selain menemukan ancaman siber, monitoring jaringan juga dapat membantu mengoptimalkan performa jaringan. Dengan memonitor jaringan maka memungkinkan tim IT untuk mengidentifikasi terjadinya kemacetan, masalah bandwith, dan adanya kerentanan lain di jaringan yang memungkinkan terjadinya hambatan produktivitas. 

Jika masalah yang terjadi dihindari secara proaktif, maka perusahaan dapat memastikan performa jaringan dengan optimal. Waktu downtime (tidak responsif) pun bisa lebih dikurangi kalau jaringan selalu dimonitor. 

3. Membantu Agar Patuh Menjalankan Aturan

Banyak industri yang memiliki persyaratan kepatuhan dan aturan yang ketat. Monitoring jaringan akan sangat membantu perusahaan dalam memenuhi standar ini, dengan cara memberi wawasan secara terperinci tentang aktivitas jaringan dan memastikan agar perusahaan menerapkan langkah keamanan dengan tepat. 

4. Mengoptimalkan Sumber Daya

Dengan memonitor lalu lintas jaringan secara terus-menerus dan menggunakan bandwith, perusahaan dapat memperoleh wawasan tentang aplikasi atau layanan apa yang konsumsi sumber daya jaringannya berlebihan. Tentu saja info ini sangat penting untuk mengoptimalkan alokasi sumber daya dan membuat keputusan yang tepat terkait perencanaan kapasitas jaringan. 

5. Mengurangi Pengeluaran

Melakukan monitoring jaringan adalah tindakan proaktif yang mampu mengurangi risiko dan potensi kerugian finansial. Jika jaringan perusahaan mengalami downtime, pelanggaran data, hingga kegagalan sistem, tentu akan sangat merugikan. Untuk memperbaikinya, dibutuhkan biaya lagi. 

Jika menerapkan monitoring jaringan di perusahaan, maka masalah-masalah di atas akan diidentifikasi dan ditemukan terlebih dulu. Sebelum gangguan terjadi, masalah sudah bisa dicegah terlebih dulu. Perusahaan pun tidak akan terganggu aktivitas operasionalnya. 

Kelebihan Monitoring Jaringan 

Mendeteksi dan mengatasi masalah di jaringan secara real-time  akan berperan penting dalam menjaga integritas data dan memperlancar aktivitas bisnis digital. Di bawah ini ada beberapa keuntungan dari menggabungkan deteksi dan mitigasi ancaman siber secara real-time ke dalam strategi monotoring jaringan:

1. Mengurangi Downtime

Dengan mendeteksi dan mitigasi ancaman jaringan secara real-time, perusahaan dapat mengurangi terjadinya downtime dan memastikan operasi di jaringan tidak akan terganggu. Produktivitas pun akan meningkat dan gangguan layanan akan berkurang. Dengan begitu, risiko pendapatan yang berkurang akan diperkecil. 

2. Mencegah Terjadinya Pelanggaran Data 

Deteksi ancaman siber secara real-time akan membantu mengidentifikasi dan mengatasi potensi terjadinya pelanggaran keamanan sebelum ancaman menjadi lebih parah. Ini akan memungkinkan perusahaan untuk mengambil tindakan dengan sesegera mungkin. Selain itu, dapat mengurangi risiko pelanggaran data dan akses yang tidak sah ke info sensitif yang seharusnya tidak bisa diakses siapa saja. 

3. Meningkatkan Respons yang Dilakukan Secara Tepat

Monitoring jaringan memungkinkan perusahaan untuk mendeteksi ancaman dan merespons dengan cepat, efisien, dan efektif. Tindakan yang tepat waktu dapat cepat diambil untuk mengisolasi sistem yang terkena dampak ancaman siber. Sistem pun bisa memulihkan kerentanan dan mencegah penyebaran malware atau aktivitas mencurigakan yang lain. 

4. Meningkatkan Kepatuhan

Monitoring jaringan secara real-time akan membantu perusahaan memenuhi standar kepatuhan dan menjalankan peraturan dengan baik. Data yang relevan akan dicatat, deteksi ancaman siber lebih cepat, dan mampu menghasilkan audit dan laporan yang diperlukan untuk audit kepatuhan. 

Fitur yang Ada di Monitoring Jaringan 

Monitoring jaringan menawarkan berbagai fitur penting untuk keamanan siber. Di antaranya adalah:

  • Real-time Threat Detection: ancaman siber akan ditemukan saat itu juga dengan cepat, sehingga tim IT dapat mengatasinya sebelum ancaman siber menyerang lebih parah.  
  • Traffic Analysis: lalu lintas jaringan akan lebih mudah dimonitor sehingga jika ada aktivitas yang mencurigakan akan dapat diatasi dengan mudah dan cepat, tanpa berlama-lama. 
  • Performance Optimization: performa jaringan akan ditingkatkan jika jaringan terus dimonitor. Yang dimonitor adalah latensi, penggunaan bandwith, dan waktu respons. 
  • Log Management: untuk menjaga aktivitas log di jaringan secara komprehensif. 

Pastikan jaringan di dalam perusahaan selalu aman dengan platform monitoring jaringan yang dapat diandalkan seperti Netmonk. Menghadirkan Netmonk Prime, klien akan diberikan modul monitoring jaringan agar bisa dilakukan tindakan yang proaktif dan preventif terhadap serangan siber.! 

Referensi

https://utilitiesone.com/how-network-monitoring-helps-detect-and-prevent-cyber-attacks