Bandwidth Monitoring

Bandwidth adalah istilah luas yang berarti ukuran laju bit dari kapasitas transmisi melalui sistem komunikasi jaringan atau kapasitas jaringan. Dalam

Internet ilustrasi

Bandwidth adalah istilah luas yang berarti ukuran laju bit dari kapasitas transmisi melalui sistem komunikasi jaringan atau kapasitas jaringan. Dalam beberapa artikel sebelumnya, telah dijelaskan tentang cara mengurangi penggunaan bandwidth pada jaringan. Tidak cukup hanya melakukan cara-cara seperti yang telah disebutkan dalam artikel sebelumnya, anda juga perlu me-monitoring bandwidth pada jaringan anda. Maka dari itu untuk artikel kali ini, mari kita bahas mengenai bandwidth monitoring. Bandwidth monitoring adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengukur ketersediaan nyata bandwidth pada sistem lokal. Bandwidth monitor dapat digunakan oleh end-user untuk mendapatkan gambaran sebenarnya dari ketersediaan bandwidth yang sebenarnya karena beberapa faktor yang terlibat dalam penyediaan internet berkecepatan tinggi. Pada umumnya bandwidth monitor merupakan subkategori dari manajemen bandwidth, yang mana seorang IT dapat meningkatkan bandwidth yang tersedia menggunakan strategi  yang berbeda.

Dalam artikel berbeda, dijelaskan bahwa bandwidth monitor dapat melacak penggunaan bandwidth di semua area jaringan – perangkat, aplikasi, server, link koneksi, dan lain-lain. Tidak hanya itu, bandwidth monitor juga menawarkan wawasan tentang pemanfaatan bandwidth jaringan serta analisis lalu lintas. Dengan bandwidth monitoring, anda dapat mengidentifikasi  sumber bandwidth hog, melihat sumber mana yang paling banyak menggunakan bandwidth dalam LAN anda seperti perangkat, server, maupun workstation. Tanpa menggunakan alat monitoring bandwidth (bandwidth monitoring tool), anda akan kesulitan untuk memahami apa yang sedang terjadi di jaringan anda. Berikut adalah hal-hal yang bisa dilakukan bandwidth monitoring tool untuk membantu IT professional yang ditulis oleh Kevin Jackson:

1. Memberikan Data Penggunaan Jaringan

Hal pertama adalah perangkat pengekspor arus (flows-exporting device) dapat memberi tahu Anda sumber, tujuan, protokol, dan volume lalu lintas serta memberi Anda gambaran kinerja jaringan yang lebih lengkap.

2. Menunjukkan informasi serangan DDoS

Selain hal yang telah disebutkan di atas dengan bandwidth monitoring tool, Anda dapat memantau lalu lintas yang keluar dan masuk pada perangkat sehingga Anda dapat mengidentifikasi apa atau siapa saja yang masuk dan keluar dari jaringan. Dengan hal ini, anda dapat segera meresponnya.

3. Membantu melihat lonjakan lalu lintas yang tidak biasa

Dalam sekali pandang, anda dapat melihat lonjakan trafik yang tidak biasa melalui bantuan alat bandwidth monitoring. Tidak hanya itu, anda juga dapat dengan mudah menggali lebih dalam ke aktivitas abnormal untuk mengetahui apa yang sedang terjadi dan menyelesaikannya.

Ada banyak alat bandwidth monitoring yang dapat Anda pilih. Akan tetapi, jika Anda ingin sebuah alat yang mudah dan sederhana untuk digunakan maka NetMonk lah pilihannya. Kenapa harus NetMonk? NetMonk merupakan sebuah aplikasi network monitoring Indonesia yang dapat membantu anda untuk memonitor perangkat jaringan. Namun, tidak hanya itu saja karena NetMonk juga dapat digunakan untuk memonitor penggunaan bandwidth pada jaringan anda. Jika dibandingkan dengan alat yang lain, tentu NetMonk memiliki keunggulannya sendiri. Jangan ragu untuk menghubungi kami dan jangan lupa kunjungi website kami untuk melihat informasi selengkapnya mengenai produk kami.

Referensi :

https://www.technopedia.com/definition/29393/bandwidth-monitor

https://www.tehnopedia.com/definition/5245/bandwidth

https://www.whatsupgold.com/best-practices/bandwidth-monitor/

https://www.helpsystems.com/blog/bandwidth-monitoring-101