Artificial Intelligence dan Machine Learning dalam Monitoring Jaringan

Di artikel sebelumnya, telah dibahas mengenai artificial intelligence (AI) dan machine learning (ML). Masih berkaitan, artikel kali ini akan membahas

Ilustrasi Artificial Intelligence dan Machine Learning

Di artikel sebelumnya, telah dibahas mengenai artificial intelligence (AI) dan machine learning (ML). Masih berkaitan, artikel kali ini akan membahas tentang artificial intelligent dan machine learning dalam monitoring jaringan. Bagaimanakah peran keduanya dalam monitoring jaringan? Mari simak pembahasannya berikut ini.

Menurut Daniel Hein, Setiap harinya jaringan dapat menghasilkan satu ton data. Untuk memprosesnya, network monitoring membutuhkan sistem yang dapat membantunya. Kemudian untuk memproses data tersebut dan untuk memahami apa yang terjadi di dalam jaringan maka network performance monitoring (NPM) seperti yang sudah dikatakan di atas, membutuhkan sebuah sistem untuk melakukan pekerjaan itu semua. Kegunaan paling umum AI dalam monitoring jaringan adalah memproses data. Tidak hanya itu, AI dapat menganalisis data tersebut secara real-time dan dapat juga memberikan wawasan tentang infromasi apa saja yang dikirim dan diterima oleh jaringan anda.

Sedangkan machine learning digunakan untuk memperlajari data historis untuk mencari tren jaringan. Maksudnya adalah jika masalah muncul dan ditangani, data yang bermasalah tersebut akan diperikasa oleh machine learning untuk mendapatkan gambaran masalah yang terjadi pada jaringan. Hal tersebut memungkinkan NPM mengenali data berbahaya yang terjadi di masa yang akan datang secara instan. Dengan demikian NPM mengingatkan tentang informasi yang berpotensi berbahaya kepada anda tanpa melakukan analisis mendalam setiap saat.

Dengan menggunakan artificial intelligence dan machine learning, masalah umum yang memengaruhi jaringan anda dapat dipelajari dengan mudah oleh network performance monitoring. Hal tersebut dikarenakan AI dapat diandalkan dalam menerapkan solusi untuk masalah umum tanpa input manusia. Sebagai contohnya, ketika AI mendeteksi masalah yang sama berulang-ulang, AI akan mencari solusi yang terbaik untuk permasalahan tersebut. Bahkan AI dapat membuat keputusan sendiri ketika sudah memiliki cukup data untuk melakukannya.

Meskipun AI dan ML dapat melakukan tugas-tugasnya tersebut dengan baik, namun keduanya tidak hanya bekerja sendiri. Keduanya perlu dilatih untuk merespon apa yang sedang terjadi di jaringan anda. Hal ini berarti anda dapat menyesuaikan AI untuk dapat menganalisis dan menanggapi jenis peristiwa tertentu yang mungkin terjadi di jaringan anda.

Sumber :

https://solutionsreview.com/network-monitoring/the-benefits-of-ai-and-machine-learning-in-network-monitoring/