Apa Itu NetFlow?

Dalam monitoring jaringan, para network engineers pasti tidak asing dengan istilah NetFlow. Apa itu NetFlow? NetFlow adalah sebuah protokol yang

Dalam monitoring jaringan, para network engineers pasti tidak asing dengan istilah NetFlow. Apa itu NetFlow? NetFlow adalah sebuah protokol yang dikembangkan oleh Cisco System yang digunakan untuk mengumpulkan metadata pada jaringan IP dalam switch maupun router. Data NetFlow dapat dimanfaatkan oleh operator jaringan untuk menentukan throughput jaringan, kemacetan lalu lintas pada tingkat antarmuka tertentu dan kehilangan paket. Tidak hanya itu, anda dapat juga menelusuri lebih dalam lalu lintas jaringan untuk mengetahui darimana jaringan tersebut berasal dan berakhir ke mana.

NetFlow memiliki beberapa varian diantaranya adalah IPFIX, sFlow dan yang dimiliki oleh beberapa vendor seperti XFlow, J-Flow dan NetStream. Dalam NetFlow terdapat 3 komponen penting yaitu exporter, collector dan aplikasi.

Berikut adalah data-data yang dapat ditemukan dalam catatan NetFlow :

  1. Input and output interface numbers
  2. Packet and byte counts
  3. TCP flags and encapsulated protocol (TCP/UDP)
  4. Source and destination TCP/User Datagram Protocol (UDP) ports
  5. BGP routing information (next-hop address, source autonomous system (AS) number, destination AS number, source prefix mask, destination prefix mask)
  6. Source and destination IP address
  7. Type of service (ToS)
  8. Start and end timestamps
Data-data pada NetFlow Record

Data tersebut merupakan metadata yang telah dikumpulkan dan disimpan oleh kolektor dalam bentuk rekaman yang ditentukan oleh protokol

Sejarah NetFlow

Netflow dikembangkan oleh Cisco System pada tahun 1996. Hal tersebut didasari atas kebutuhan dari Cisco sendiri untuk memahami penggunaan bandwidth mereka secara terperinci yang mana tidak dimiliki oleh SNMP yang hanya memantau perangkat jaringan tanpa memiliki lalu lintas yang terperinci. Kemudian di tahun 2003, NetFlow versi 9 terpilih menjadi Internet Engineering Task Force atau IETF yang mengusulkan standar internet terutama TCP. Sekarang ini, NetFlow menjadi perangkat standar utama dalam switch dan router yang diproduksi oleh Cisco maupun produsen lain. Sebelum hadirnya NetFlow, untuk memantau lalu lintas jaringan dan internet pada LAN dan WAN, para network administrator dan engineer masih  menggunakan SNMP.

Kenapa Harus NetFlow?

Dengan menggunakan NetFlow, monitoring jaringan (network monitoring) jadi lebih terperinci dan lebih jelas. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, NetFlow adalah sebuah protokol yang memiliki cara kerja yang lebih baik dalam memonitor jaringan jika dibandingkan dengan SNMP. Misalnya saja, NetFlow dapat mengambil data sampai ke layer 3 sedangkan SNMP hanya dapat mengambil data hanya sampai pada layer ke 2 saja. Intinya NetFlow dapat mengambil data lebih banyak dibandingkan SNMP. Hal tersebut sangat mempermudah bagi para network engineer untuk megetahui dari mana lalu lintas itu berasal dan sebagainya. Ini adalah bukti bahwa kinerja dari NetFlow lebih canggih jika dibandingkan SNMP.

Sumber : Kentik & pcwdld.com