5 Network Monitoring Companies worth considered in 2020

Menentukan monitoring jaringan yang tepat untuk perusahaan tidaklah mudah.

ilustrasi

Happy new year! Apa resolusi Anda di Tahun baru 2020 ini? Bagi Anda yang memiliki perusahaan, pasti salah satu harapan Anda di tahun ini yaitu menginginkan bisnis berjalan baik dengan minimnya masalah yang terjadi, bukan? Terlebih lagi kita telah memasuki dunia digital yang juga menjadi tantangan keamanan bagi perusahaan khususnya di bidang digital. Salah satu hal yang bisa Anda terapkan untuk merealisasikan resolusi Anda tersebut di atas adalah dengan network monitoring (monitoring jaringan). Namun, memilih penyedia monitoring jaringan tidaklah mudah. Seperti menentukan budget yang sesuai dan juga fitur-fitur yang  dibutuhkan perusahaan. Sepertinya artikel ini dapat membantu Anda untuk melihat mana saja perusahaan-perusahaan monitoring jaringan (network monitoring companies) yang layak dipertimbangkan di tahun 2020 ini. Simak penjelasannya berikut ini. 

1. AppNeta

Perusahaan network monitoring yang pertama adalah AppNeta yang merupakan perusahaan perangkat lunak komputer yang berkantor pusat di Boston, Massachusetts dengan penelitian dan pengembangan yang berbasis di Vancouver, British Columbia. Seperti yang dikutip dari Wikipedia, perusahaan ini didirikan pada tahun 2000 oleh Irfhan Rajani. Sebelum berganti nama AppNeta pada tahun 2011 sampai sekarang, awalnya produk ini disebut dengan Appare Net. 

AppNeta merupakan industri dari manajemen kinerja jaringan berbasis cloud dan layanan kinerja aplikasi web. Perusahaan ini menggunakan PathView Cloud untuk mengelola kinerja aplikasi dan jaringan di berbagai kantor cabang. PathView Cloud sendiri dirancang bagi para IT profesional untuk memantau dan menganalisis lalu lintas jaringan dan menunjukkan penyebab masalahanya. 

2. Ichinga

Perusahaan network monitoring yang selanjutnya yaitu Ichinga. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2009 oleh sekelompok pengembang dari komunitas Nagios yang merasa tidak puas dengan perkembangan Nagios itu sendiri. Ichinga merupakan perusahaan open source network monitoring. Jadi, siapa pun dapat menggunakannya karena basisnya yang open source. Dalam hal ini Ichinga memiliki kesamaan dengan Cacti.

3. Solarwinds

Hampir semua network engineer, IT, dan para ahli di bidang monitoring jaringan pasti sudah tidak asing lagi dengan monitoring tool yang satu ini. Solarwinds merupakan alat monitoring yang ditemukan oleh 2 bersaudara Donald Yonce dan David Yonce pada tahun 1999 di Tusla, Oklahoma. Perusahaan Amerika ini mengembangkan perangkat lunak untuk bisnis untuk membantu mengelola jaringan, infrastruktur teknologi informasi, dan juga sistem. Solarwinds memiliki beragam alat dan solusi yang paling utama adalah monitoring tools, IT management software dan masih banyak lainnya. Tentu saja dengan harga yang beragam sesuai dengan alat yang Anda gunakan. 

4. NetMonk by Ketitik

Perusahaan network monitoring berikutnya yang tidak kalah bagusnya adalah NetMonk, aplikasi monitoring jaringan dan network monitoring services, produk buatan anak negeri ini juga memiliki pelayanan dan kualitas yang tidak kalah dengan produk dari luar. Anda dapat memonitoring perangkat jaringan Anda seperti switch, router, akses poin dan lain sebagainya asal perangkat jaringan tersebut sudah terinstal SNMP terlebih dahulu. Apa keuntungan yang bisa Anda dapatkan? Tiga fitur unggulan NetMonk bisa Anda pertimbangkan yaitu :

  • Real-time notification

Dapatkan notifikasi secara real-time melalui email atau aplikasi chatting Telegram. Anda akan mendapatkan notifikasi mengenai perangkat jaringan dengan waktu yang akurat. Jika biasanya Anda menggunakan email untuk menerima notifikasi dan ingin menghindari pesan tersebut masuk ke spam, Anda dapat menggunakan Telegram yang memiliki kapasitas lebih besar dan tentu lebih aman. 

  • Predictive analytics

Apa yang dimaksud dengan predictive analytics? Hal ini sangat berguna untuk mengetahui tren penggunaan link dan berapa lama lagi akan mencapai ambang batasnya yaitu dengan mengumpulkan data trafik dari jaringan secara berkala dan kemudian dianalisa secara otomatis.. Jadi, NetMonk akan memberitahukan kepada tim IT jaringan Anda sebelum melampaui ambang batas penggunaan. 

  • Laporan dalam bentuk pdf file

Jika biasanya Anda (khususnya para network engineer) harus berurusan dengan laporan yang banyak dan merepotkan seperti laporan dalam bentuk excel dengan angka yang terkadang tidak beraturan, kini Anda tidak perlu khawatir karena NetMonk mempunyai solusinya. Dengan NetMonk, Anda dapat mengunduh laporan rangkuman penggunaan jaringan pada periode tertentu dengan mudah dalam bentuk pdf file. 

5. PRTG

Last but not least adalah PRTG atau disebut juga Paessler. Perusahaan yang berasal dari Jerman ini memiliki produk beragam dari yang berbayar hingga yang gratis pun tersedia. PRTG dapat digunakan untuk memonitor dan mengklasifikasikan kondisi sistem seperti penggunaan bandwidth atau uptime dan mengumpulkan statistik dari host lain-lain seperti router, server, switches, dan perangkat-perangkat dan aplikasi lainnya. 

Itulah ketujuh perusahaan monitoring jaringan yang bisa Anda pertimbangkan di sepanjang tahun 2020 nanti. NetMonk yang merupakan aplikasi monitoring jaringan dan network monitoring services menjadi salah satu pilihan tepat untuk memberikan solusi monitoring di jaringan perusahaan Anda. Tanyakan saja kepada tim marketing kami untuk informasi lebih lanjut mengenai produk kami maupun informasi terkait PoC dengan klik di sini. Atau jika Anda ingin mengenal terlebih dahulu terkait produk kami, Anda dapat request demo produk kami dengan klik “coba sekarang” di bawah artikel ini atau pada halaman utama website kami. Semoga artikel ini dapat membantu.

Referensi :

https://en.wikipedia.org/wiki/AppNet#cite_note-11

https://en.wikipedia.org/wiki/Ichinga

https://en.wikipedia.org/wiki/SolarWinds

https://en.wikipedia.org/wiki/PRTG_Network_Monitor

Gunakan NetMonk dan Dapatkan Konsultasi Gratis!

Konsultasi jaringan secara gratis dengan para engineer kami selama berlangganan NetMonk